KerinciSungai Penuh

Pasca Insiden Siber Bank Jambi Terapkan Layanan Jemput Bola & Teller Ditambah Hingga 9 Orang

976
×

Pasca Insiden Siber Bank Jambi Terapkan Layanan Jemput Bola & Teller Ditambah Hingga 9 Orang

Sebarkan artikel ini

Kerinci – Pasca insiden siber yang menyebabkan layanan ATM dan mobile banking terganggu, Bank Jambi terus melakukan berbagai langkah pemulihan guna memastikan layanan perbankan kembali normal serta menjaga keamanan sistem bagi para nasabah.

Akibat gangguan tersebut, nasabah harus melakukan transaksi penarikan dana secara manual di kantor cabang. Kondisi ini berpotensi menimbulkan antrean, terutama di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang membutuhkan akses cepat terhadap dana mereka.

Untuk mengurangi kepadatan di kantor cabang, Bank Jambi menerapkan strategi layanan jemput bola dengan mendatangi langsung kantor-kantor dinas di lingkungan pemerintah daerah.

Melalui layanan ini, para pegawai dapat melakukan penarikan dana tanpa harus datang dan mengantre di kantor cabang Bank Jambi.

Kepala Bank Jambi Cabang Kerinci, Ardian Setiawan, menjelaskan bahwa layanan tersebut dilakukan berdasarkan pendataan kebutuhan di masing-masing instansi terlebih dahulu.

“Kami melakukan jemput bola dengan mendatangi kantor-kantor dinas. Namun sebelumnya tetap kami lakukan verifikasi terkait jumlah pegawai yang membutuhkan layanan di kantor tersebut,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (5/3/2026).

Selain menerapkan layanan jemput bola, manajemen Bank Jambi juga menambah jumlah teller secara signifikan di kantor cabang guna mempercepat proses transaksi manual bagi para nasabah.

“Biasanya teller hanya dua orang, sekarang kami tambah menjadi sembilan orang agar pelayanan kepada nasabah bisa lebih cepat,” terang Ardian.

Sementara itu, proses audit forensik terkait insiden siber masih terus berlangsung dengan melibatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) untuk mengidentifikasi sumber gangguan sekaligus menelusuri potensi celah pada sistem keamanan.

Bank Jambi menargetkan layanan ATM dapat kembali beroperasi secepatnya kalau bisa sebelum cuti bersama Idul Fitri, sehingga nasabah dapat kembali melakukan transaksi secara normal tanpa harus mendatangi kantor cabang.

“Audit forensik masih berjalan. Kami meminta para nasabah untuk bersabar. Kami berharap secepatnya, mudah-mudahan sebelum cuti bersama Idul Fitri layanan ATM sudah dapat kembali normal. Ke depan, Bank Jambi juga akan terus memperkuat sistem keamanan digital guna mencegah kejadian serupa terulang kembali,” pungkasnya.(cdr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *