KerinciSungai Penuh

Pasca Insiden Siber, Layanan Digital Bank Jambi Beransur Pulih

109
×

Pasca Insiden Siber, Layanan Digital Bank Jambi Beransur Pulih

Sebarkan artikel ini
Jambi – Pascainsiden Siber yang terjadi pada 22 Februari 2026, layanan digital Bank Jambi, khususnya mobile banking, sempat mengalami gangguan dan menuai keluhan dari nasabah akibat akses yang terbatas.

Menanggapi situasi tersebut, pihak Bank Jambi memastikan proses pemulihan sistem masih terus berjalan. Seiring upaya perbaikan yang dilakukan secara intensif, kondisi layanan kini mulai menunjukkan perkembangan positif dan berangsur kembali stabil.

Juru bicara Bank Jambi, Rido, mengatakan bahwa gangguan yang terjadi berdampak pada sejumlah layanan digital. Namun, ia menegaskan bahwa kondisi sistem saat ini jauh lebih baik dibandingkan pada masa awal insiden.

“Gangguan memang sempat terjadi sebagai dampak dari insiden yang kami tangani secara serius. Saat ini, layanan sudah mulai membaik dan terus dipulihkan secara bertahap,” ujarnya.

Menurutnya, pemulihan dilakukan dengan pendekatan yang hati-hati dan terukur. Hal tersebut dilakukan agar setiap sistem yang diaktifkan kembali telah melalui proses verifikasi keamanan sehingga dapat beroperasi secara optimal.

Bank Jambi juga memastikan bahwa perlindungan terhadap dana serta data nasabah menjadi prioritas utama selama proses pemulihan berlangsung.

“Kecepatan pemulihan tetap penting, tetapi keamanan sistem dan keandalan layanan menjadi fokus utama kami,” tambahnya.

Pemulihan Bertahap dan Layanan Alternatif

Meski kondisi layanan mulai membaik, Bank Jambi mengakui bahwa sebagian fitur digital banking masih dalam tahap penyesuaian dan belum dapat digunakan secara penuh.

Untuk mendukung kebutuhan transaksi nasabah, bank menyediakan alternatif layanan melalui ATM sesama rekening Bank Jambi, pelayanan di kantor cabang, serta dukungan customer service.

Selain itu, jam operasional tertentu juga diperpanjang, termasuk layanan terbatas pada hari libur, guna membantu kebutuhan transaksi masyarakat selama proses pemulihan berlangsung.

Audit Digital dan Penguatan Keamanan Sistem

Dari sisi teknis, Bank Jambi telah menerapkan prosedur penanganan darurat sejak awal kejadian. Langkah tersebut mencakup identifikasi sistem terdampak, isolasi infrastruktur yang berisiko, hingga pengamanan jaringan teknologi informasi.

Bank juga melakukan audit forensik digital secara menyeluruh untuk memastikan sumber gangguan dapat diidentifikasi dengan akurat.

Tidak hanya itu, pihak bank menggandeng tenaga ahli independen di bidang keamanan siber guna memastikan proses penanganan berjalan objektif dan sesuai standar industri.

Penguatan sistem keamanan turut dilakukan sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

Proses Hukum dan Pengawasan Regulator

Seluruh tahapan pemulihan dilakukan di bawah pengawasan regulator perbankan, termasuk Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Terkait pelaku peretasan, pihak Bank Jambi menyebut proses investigasi masih berlangsung dan kini ditangani bersama aparat penegak hukum.

Kasus tersebut telah dilaporkan kepada pihak kepolisian dan dikoordinasikan dengan Polda Jambi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

“Kami mendukung penuh proses hukum yang berjalan dan akan bersikap kooperatif. Namun, demi kepentingan penyelidikan, kami belum dapat menyampaikan detail lebih lanjut,” kata Rido.

Bank Jambi menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan proses pemulihan secara menyeluruh, baik dari sisi teknis maupun hukum, demi memastikan layanan kembali normal dengan sistem yang lebih aman, stabil, dan andal bagi seluruh nasabah.(dst)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *