KerinciSungai Penuh

Bank Jambi Buka Layanan Teller dan CS Sabtu dan Minggu, Pengamat: Komitmen Jaga Kepercayaan Nasabah

597
×

Bank Jambi Buka Layanan Teller dan CS Sabtu dan Minggu, Pengamat: Komitmen Jaga Kepercayaan Nasabah

Sebarkan artikel ini
Kerinci – Bank Jambi memastikan operasional layanan perbankan di kantor cabang tetap berjalan pada akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu. Kebijakan ini diterapkan sebagai bentuk komitmen bank dalam menjaga akses layanan bagi nasabah di tengah gangguan pada sebagian sistem digital.
Melalui pengumuman resmi kepada masyarakat, manajemen bank menyampaikan bahwa kantor cabang dan cabang pembantu tetap membuka layanan terbatas pada akhir pekan dengan jam operasional mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB.

Selama periode tersebut, nasabah dapat memanfaatkan layanan transaksi teller serta layanan customer service untuk berbagai kebutuhan dasar perbankan, seperti penarikan dana, setoran tunai, hingga verifikasi rekening.

Pengamat perbankan, Laila Farhat, menilai kebijakan membuka layanan hingga akhir pekan merupakan langkah manajerial yang tepat dalam menjaga keberlangsungan pelayanan perbankan di tengah gangguan sistem pasca insiden keamanan siber.

Menurutnya, dalam industri perbankan, kesinambungan layanan kepada nasabah atau service continuity menjadi elemen penting untuk mempertahankan tingkat kepercayaan publik terhadap lembaga keuangan.

“Ketika sebagian layanan digital seperti ATM dan mobile banking mengalami gangguan, penguatan layanan melalui kanal fisik di kantor cabang merupakan mekanisme mitigasi yang lazim diterapkan dalam manajemen krisis operasional perbankan,” ujar Laila, Sabtu (7/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa keputusan membuka layanan hingga Sabtu dan Minggu menunjukkan komitmen bank dalam menjaga ketahanan operasional (operational resilience), sehingga aktivitas transaksi nasabah tetap dapat berjalan.

Langkah ini dinilai penting, terutama untuk memastikan layanan dasar seperti penarikan dana, setoran tunai, serta berbagai kebutuhan administrasi perbankan tetap dapat diakses oleh masyarakat.

Lebih lanjut, Laila menekankan bahwa penguatan layanan teller dan customer service di kantor cabang merupakan bagian dari strategi menjaga customer confidence selama proses pemulihan sistem teknologi informasi berlangsung.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa kebijakan tersebut perlu diiringi dengan percepatan proses pemulihan sistem (system recovery) serta evaluasi menyeluruh terhadap keamanan teknologi informasi.

Menurutnya, audit keamanan sistem secara komprehensif dan penguatan tata kelola keamanan siber (cyber security governance) menjadi langkah penting untuk mencegah potensi kerentanan serupa di masa mendatang.

“Stabilitas layanan dan integritas sistem transaksi harus menjadi prioritas utama agar kepercayaan nasabah tetap terjaga,” jelasnya.

Secara fundamental, Laila menilai Bank Jambi masih memiliki kapasitas institusional yang memadai untuk melakukan pemulihan sistem secara bertahap.

Ia juga menilai insiden tersebut dapat menjadi momentum bagi bank daerah itu untuk mempercepat transformasi digital yang lebih kuat, aman, dan berkelanjutan.

Menurutnya, apabila proses pemulihan sistem dilakukan secara terukur serta komunikasi kepada publik dijalankan secara transparan, maka peluang bank untuk menjaga reputasi dan mempertahankan kepercayaan nasabah tetap terbuka.

“Kepercayaan publik merupakan fondasi utama dalam industri perbankan. Karena itu, memastikan layanan tetap berjalan di tengah situasi krisis menjadi langkah strategis yang penting,” pungkasnya.(Dst)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *