Sebanyak 50 peserta dari berbagai latar belakang mengikuti pelatihan tersebut dengan antusias. Selama pelaksanaan bimtek, peserta mendapatkan materi mulai dari teknik dasar penulisan hingga penyuntingan naskah yang nantinya akan dibukukan sebagai bentuk dokumentasi budaya lokal Kabupaten Kerinci.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kerinci Hermudin menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan budaya literasi sekaligus menjaga warisan budaya agar tetap dikenal oleh generasi mendatang.
“Melalui kegiatan ini kami berharap lahir penulis-penulis yang mampu menggali, mendokumentasikan, serta memperkenalkan kekayaan budaya lokal Kabupaten Kerinci kepada masyarakat luas melalui karya tulis yang berkualitas,” ujarnya.
Selama pelaksanaan bimtek, peserta mengikuti tiga tahapan pembelajaran, yakni:
-
Pertemuan pertama membahas pengenalan teknik penulisan serta pengantar budaya lokal.
-
Pertemuan kedua difokuskan pada teknik penulisan esai dan artikel berbasis budaya lokal.
-
Pertemuan ketiga diisi dengan penyuntingan naskah hasil karya peserta sebagai tahap akhir sebelum dipublikasikan.
Selain mendapatkan materi dari narasumber berpengalaman, para peserta juga didampingi dalam menyusun tulisan yang mengangkat berbagai potensi budaya, tradisi, sejarah, hingga kearifan lokal Kabupaten Kerinci.
Pada acara penutupan, panitia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai pelatihan semata, tetapi menjadi awal lahirnya komunitas penulis yang aktif menghasilkan karya-karya bertema budaya lokal.
Para peserta juga didorong untuk terus menulis dan mempublikasikan karya sebagai referensi, dokumentasi, sekaligus inspirasi bagi generasi muda agar semakin mengenal identitas budaya daerah.
Dispusip Kabupaten Kerinci menilai bahwa pelestarian budaya tidak hanya dilakukan melalui kegiatan seni dan adat, tetapi juga melalui dokumentasi dalam bentuk tulisan yang dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.
Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya memperkuat budaya literasi nasional dan mendukung implementasi program literasi yang selaras dengan Asta Cita Presiden, khususnya dalam penguatan sumber daya manusia, pelestarian budaya, serta peningkatan kualitas pendidikan.
Dengan berakhirnya Bimtek Penulisan Konten Berbasis Budaya Lokal, diharapkan semangat menulis para peserta terus tumbuh sehingga mampu melahirkan karya-karya yang mengangkat kekayaan budaya Kabupaten Kerinci hingga dikenal di tingkat nasional maupun internasional.(dst)












