Sejumlah warga menilai pembangunan jalan tersebut dilakukan secara seadanya tanpa memperhatikan kualitas konstruksi dan daya tahan jalan dalam jangka panjang. Kerusakan yang kembali terjadi dalam waktu singkat memunculkan pertanyaan terkait efektivitas penggunaan anggaran yang digelontorkan untuk proyek tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pembangunan Jalan Renah Pemetik disebut menggunakan beberapa sumber anggaran berbeda. Di antaranya anggaran Tanggap Darurat sebesar Rp500 juta, anggaran Karya Bakti Rp500 juta, program TMMD sebesar Rp1 miliar, serta bantuan dari Pemerintah Provinsi Jambi sebesar Rp2 miliar. Jika ditotal, anggaran yang digunakan mencapai sekitar Rp4 miliar.
Ironisnya, penggunaan anggaran tanggap darurat untuk pembangunan jalan tersebut kini menjadi perhatian masyarakat. Pasalnya, anggaran tanggap darurat yang biasanya berasal dari Belanja Tidak Terduga (BTT) dalam APBD seharusnya diprioritaskan untuk penanganan keadaan mendesak akibat bencana alam, non-alam maupun kondisi sosial yang membutuhkan penanganan cepat.
Sejumlah masyarakat menduga penggunaan anggaran tersebut berkaitan dengan upaya mempertahankan citra Bupati Kerinci, Monadi, sebagai sosok yang dekat dengan petani. Program pembangunan Jalan Renah Pemetik sendiri diketahui sempat menjadi salah satu janji politik pada masa kampanye.
“Kalau memang untuk kepentingan petani tentu masyarakat mendukung. Tapi kualitas jalannya harus benar-benar bagus dan penggunaan anggaran juga harus transparan,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Warga berharap pemerintah daerah memberikan penjelasan secara terbuka terkait mekanisme penggunaan anggaran tanggap darurat dalam proyek pembangunan jalan tersebut. Selain itu, masyarakat juga meminta adanya pengawasan dari pihak terkait agar pembangunan infrastruktur benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan tidak terkesan hanya untuk kepentingan pencitraan politik.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Kerinci maupun pihak terkait mengenai dugaan pengalihan anggaran tanggap darurat tersebut.(yy)












